Lewati ke konten
Layanan Podkode

Panduan Toko Online

Fitur yang Tidak Bisa Anda Minta ke Marketplace

Di marketplace, Anda menyesuaikan diri dengan platformnya. Itu bukan keluhan, begitulah cara sebuah platform melayani jutaan penjual sekaligus. Tapi artinya setiap kebiasaan khas bisnis Anda harus dipaksa masuk ke kolom yang dirancang untuk orang lain.

Pertanyaan yang lebih berguna bukan mana yang lebih baik, melainkan: apa yang selama ini Anda kerjakan manual karena platformnya tidak menyediakan?

Daftar yang biasanya muncul

Daftar berikut kami kumpulkan dari penjual di sekitar Cileungsi, Cibubur, dan Gunung Putri. Kalau Anda sudah beberapa tahun jalan, biasanya salah satu terasa akrab:

  • Pembeli grosir yang harganya berbeda, dicatat di buku terpisah.
  • Kolom tambahan saat checkout: jam pengiriman yang diminta, patokan alamat, nama toko untuk reseller.
  • Nota yang harus ditulis ulang karena format platform tidak memuat nama usaha Anda.
  • Staf yang seharusnya hanya mengurus pesanan, tapi diberi akses ke seluruh toko karena tidak ada pilihan lain.
  • Rekap stok yang dikerjakan di spreadsheet karena stok di aplikasi tidak pernah benar-benar cocok.

Semua itu bukan kekurangan Anda. Itu jarak antara bisnis Anda dan cetakan yang tersedia.

Yang sudah ada di dalamnya

Toko ini dibangun dengan asumsi hal-hal seperti itu memang terjadi. Beberapa yang sudah berjalan hari ini:

  • Peran staf yang benar-benar sempit. Ada peran yang hanya bisa melihat pesanan, mengubah statusnya, dan mencatat nomor resi. Katalog, stok, ongkir, dan pengaturan tidak muncul sama sekali di layarnya, bukan disembunyikan tapi ditolak di server.
  • Varian dengan gambar per warna. Pembeli mengganti warna, gambarnya ikut berganti.
  • Stok per gudang dengan buku besar. Setiap perubahan stok punya jejak: siapa, kapan, kenapa.
  • Kupon dengan aturan Anda. Per produk, per kategori, minimum belanja, batas pemakaian, masa berlaku.
  • Nota bermerek sendiri, dan log audit yang mencatat siapa mengubah apa.

Tangkapan layarnya ada di halaman Podkode Store, dan tokonya bisa dibuka sendiri di store.podkode.net.

Arti sebenarnya dari bisa dicustom

Ini bagian yang membedakannya dari langganan aplikasi mana pun: kodenya milik Anda. Permintaan yang di marketplace jawabannya tidak bisa, di sini jawabannya sebuah perkiraan waktu.

Beberapa contoh nyata:

  • Kolom tambahan di checkout, beserta aturan validasinya.
  • Rumus ongkir khusus, misalnya gratis untuk tiga kecamatan tertentu di atas nominal tertentu.
  • Notifikasi WhatsApp saat pesanan dikirim, di samping email.
  • Harga khusus untuk pembeli yang terdaftar sebagai reseller.
  • Ekspor yang bentuknya sesuai dengan pembukuan yang sudah Anda pakai.

Di marketplace, jawabannya fiturnya belum ada. Di sini, jawabannya sebuah jadwal.

Dan yang harus disebut apa adanya

Kustom berarti ada yang merawat. Toko sendiri butuh seseorang yang mengurus pembaruan, cadangan, dan sesekali perbaikan, entah kami entah tim Anda. Marketplace mengurus itu untuk Anda, dan itu bagian dari yang Anda bayar lewat komisi.

Jadi pilihannya bukan antara mahal dan murah, melainkan antara biaya yang tumbuh seiring omzet dan biaya yang bisa diperkirakan. Untuk sebagian besar penjual di Kabupaten Bogor yang kami temui, perhitungan itu berubah arah begitu omzet bulanan melewati puluhan juta. Untuk penjual yang masih kecil, komisi hampir selalu lebih murah. Untuk penjual yang omzetnya sudah puluhan juta sebulan, biasanya tidak.

Kalau Anda sudah punya daftar seharusnya bisa begini, itu daftar kebutuhan Anda. Kirimkan saja, jawaban yang Anda dapat berupa perkiraan waktu bukan penolakan.

Punya daftar seharusnya bisa begini?

Kirimkan daftarnya dalam satu paragraf. Anda akan menerima ruang lingkup tertulis beserta harga dan tanggalnya.